Mas Noer MD

The real hamba Allah

hakekat hidup

Sebuah ibarat bagus yang Imam Ghazali sampaikan bahwa hidup ini seperti orang yang naik haji berombongan dari negeri jauh, sehingga perlu berhenti di pos-pos tertentu untuk memberi makan ontanya. Sebagian orang ada yang membersihkan ontanya, memberinya hiasan yang bagus, diberinya minum yang sejuk. Dia lengah dengan tujuannya bahwa ia mau berhaji. Karena asyiknya ia memperhatikan ontanya itu, ia akhirnya tertinggal oleh rombongannya. Ia tidak menyadari bahwa tindakannya memisahkan diri ini membuat dirinya dan ontanya menjadi mangsa binatang buas.

Inilah gambaran terhadap dua macam manusia. Sebagian ada yang asyik Baca selebihnya »

24/01/2010 Posted by | TASAWUF | | Tinggalkan sebuah Komentar

Iman sebagai syarat pengampunan

Hampir sudah dapat dipastikan bahwa hadis berikut ini disampaikan orang pada bulan romadlon. Hadis itu berbunyi “Barang siapa yang mendirikan romadlon dengan iman dan ihtisab, maka diampuninya apa yang dahulu dari dosa-dosanya.”

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim ini, ada dua syarat agar diampuni semua dosanya yang dahulu bagi orang yang menunaikan puasa romadlon. Yaitu iman dan ihtisab. Dengan kata lain, orang yang menunaikan puasa romadlon yang tidak didasari oleh iman dan ihtisab tidaklah akan diampuni dosa-dosanya yang dahulu. Lalu apa hebatnya dua kata itu sehingga sampai menjadi syarat diampuninya dosa-dosa yang dahulu?

Sebelum membahas lebih jauh perlu kiranya mengetahui arti dari iman dan ihtisab itu. Iman (bahasa) artinya percaya. Menurut Dr. Yusuf Al Qardhawy, iman artinya kepercayaan yang meresap ke dalam hati dan Baca selebihnya »

24/01/2010 Posted by | TASAWUF | | 2 Komentar

Tips selamat dari Riya

Di dalam AL Qur’an surat Albaqoroh ayat 264. amal perbuatan yang dilakukan dengan riya itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah/debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah batu itu bersih dari tanah/debu. Sabda nabi “ sesungguhnya yang aku takutkan atas umatku bukan syirik menyembah batu, pohon, matahari. Tetapi yang aku takutkan atas umatku adalah mereka riya dalam amal mereka”

Dari dua dalil di atas menunjukkan bahwa betapa bahayanya riya. Karena amal yang dilakukan dengan riya itu tidak akan mendapat balasan apa-apa, amal menjadi percuma, Baca selebihnya »

28/01/2010 Posted by | TASAWUF | | Tinggalkan sebuah Komentar

Benarkah Kita Menyembah Allah???

Bismillahirrohmaanirrohiim

Dalam Al Qur’an ada kalimat-kalimat yang bersifat metafora, untuk memahaminya membutuhkan pemikiran yang mendalam, kadang perlu dihubungkan dengan sejarah atau yang lain. Sebagai contoh tentang pencarian Tuhan oleh nabi Ibrorim. Beliau awalnya menganggap bintang sebagai Tuhan.

Bintang ini dapat bermakna materiil benda angkasa, namun dapat dimaknai sebagai prestasi atau jabatan. Sejak kecil kita diajari untuk merasa bangga dengan bintang kelas. Kemudian semakin besar, kita mengenal bintang lapangan, bintang tamu, bintang televisi, bintang radio, bintang kehormatan yang disematkkan di dada, bintang film, bintang musik dan lain sebagainya.

Pola pendidikan dan lingkungan yang mengajarkan kepada kita untuk mengagungkan bintang itu, membuat sebagian banyak orang rela Baca selebihnya »

25/04/2010 Posted by | TAFSIR | , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Bismillah

Bismillahirrohmaanirrohiim

Ada yang perlu diperhatikan dari penggunaan kalimat “bismi” pada kalimat Bismillahir rohmaanir rohiim sebagai ayat yang pertama dari surat Al Fatihah. Arti ayat itu adalah “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”. Mengapa menggunakan tambahan dua kata “dengan nama” di depan kalimat basmalah tersebut? Padahal dengan menggunakan kalimat “Allahur rohmaanir rohiim” artinya “Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang” sudah dapat memahamkan. Tentu hal ini ada hikmah di balik penggunaan dua kata itu.

Kita pernah mendengar statemen “Apalah arti sebuah nama?” tapi di sini kita dihadapkan pada statemen yang mengesankan pentingnya “nama”. Sekarang tugas kita adalah mencari apa saja urgennya dari penggunaan nama itu. Baca selebihnya »

19/04/2010 Posted by | TAFSIR | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Interlock Qur’an (penguji iman)

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Ada seorang non muslim yang sangat penasaran dengan kitab umat Islam, mengapa kitab ini ditulis dengan huruf Arab seragam di seluruh dunia, padahal kitab suci agama yang lain tidak demikian. Motivasi awalnya ia membuka al Qur’an adalah untuk mencari kelemahannya. Ia adalah Micheal Dove, seorang ahli matematika dan komputer dari Kanada.

Dari sejak surat pertama sampai surat ke surat ke 73, ia belum mendapatkan hal yang anggap sebagai kelemahanannya, ketika ia sampai pada surat ke 74 ayat 30,  yang artinya “Di atasnya ada 19” karena ia seorang ahli matematika, ia dibuat penasaran dengan penyebutan angka 19 ini. Apalagi pada ayat 31 disebutkan bahwa salah satu alasan penyebutan angka itu adalah sebagai penguji. Baca selebihnya »

11/04/2010 Posted by | TAFSIR | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Mengelola Hati

Bismillahirrohmaanirrohiim

Dalam kitab Ihya’ Ululmuddiin, Imam Ghozali memberikan penjelasan bahwa perkembangan rohani menuju hati yang sehat itu mirip dengan perkembangan badan. Badan akan berkembang dengan baik, normal dan sehat, bila memenuhi beberapa unsur pendukungnya, seperti makan makanan yang sehat, olah raga yang baik dan teratur, menjaga dari hal-hal yang dapat menyebabkan sakit atau celaka.

Mengurangi unsur-unsur pendukung itu akan menyebabkan tumbuhnya Baca selebihnya »

06/04/2010 Posted by | TASAWUF | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Anehkah kita ini?

Bismillahirrohmaanirrohiim

Bila kita membaca komentarnya Syeh Ibrohim bin Ashom mengenai keunikan kita, kita akan sadar bahwa kita ini memang aneh. Aneh seperti apa sih? Mari coba kita perhatikan statemen berikut ini : 1. Kita mengakui bahwa Allah itu haq ada-Nya, haq janji-Nya, haq surga-Nya, haq neraka-Nya. Namun kita tidak melakukan apa yang menjadi hak-hak Allah dengan baik dan sungguh-sungguh. Padahal kita terhadap atasan kita di kantor atau di mana pun di bidang kehidupan ini, yang ada kemungkinan mengingkari janjinya, yang ada kemungkinan tidak akan selamanya menjadi atasan kita, kita sangat taat. Kalau karena ada perasaan takut dipecat. Mengapa kita Baca selebihnya »

29/03/2010 Posted by | TASAWUF | , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Bekal kehidupan (khotbah)

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله الذى خلق السموات والارض وجعل الظلمات والنور ثم الذين كفروا بربّهم يعدلون وهوالذى خلقكم من طين ثم قضى اجلا واجل مسمّى عنده ثم انتم تمترون وهو الله فى السموات وفى الارض يعلم سرّكم وجهركم ويعلم ما تكسبون   اشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله اللهم صل و سلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه ومن تبعه الى يوم الدين اما بعد عباد الله اوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز المتّقون قال الله تعالى القارعة ماالقارعة وما ادرىك ماالقارعة يوم يكون الناس كالفراش المبثوث وتكون الجبال كالعهن المنفوش

Jamaah solat jum’at rohimakumulloh

Pertama-tama marilah kita panjatkan segala puji dan syukur kehadirat Allah swt, semoga dengan puji dan syukur yang kita panjatkan ini akan menambah dan mendatangkan nikmat-nikmat dari Allah yang lain. Amin.

Solawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi agung Muhammad saw, semoga juga tercurah kepada keluarga beliau, kepada para sahabat beliau dan kepada siapa saja yang mengikuti beliau. Semoga solawat yang kita haturkan ini menjadikan kita dicatat dan diakui sebagai umat beliau sehingga di hari akhir nanti, kita mendapat syafaat dari beliau. Amin amin ya robbal ‘alamin Baca selebihnya »

28/03/2010 Posted by | KHUTBAH | , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Ihdinaa (Tunjukilah Kami)

“Tunjukilah kami ke jalan yang lurus”, kalimat permohonan ini terdapat dalam surat fatihah yang secara otomatis kita baca setiap kali kita solat. Dengan demikian kita telah mengulang-ulang permohonan ini dalam setiap harinya. Permohonan ini juga telah Allah respon. Tapi kita kadang kurang menyadari bahwa doa kita itu telah dikabulkan-Nya. Jawaban Allah atas doa kita itu kadang dilewatkan melalui suara hati, seperti ada dorongan untuk melakukan kebaikan tertentu atau menjauhi keburukan tertentu. Kadang jawaban doa itu berbentuk teguran dari orang lain, misalnya ketika kita berbuat salah, kita ditegur orang, tetapi kadang kita sering tidak menyadari bahwa hal itu sebagai cara Allah menunjukkan kepada kita ke jalan yang lurus, sehingga kita sering tidak berkenan mendapat teguran itu. Baca selebihnya »

26/03/2010 Posted by | MOTIVASI | , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Khotbah Idul Adha 2

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الله اكبر 9 لا اله الا الله والله اكبر الله اكبر ولله الحمد الحمد لله كثيرا و سبحا ن الله بكرة واصيلا  لا اله الا الله وحده صدق وعده ونصر عبده و اعز جنده وهزم الاحزاب وحده  لا اله الا الله ولا نعبد الا اياه مخلصين له الدين ولو كره الكافرون  اشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله اللهم صل و سلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه ومن تبعه الى يوم الدين برحمتك يا ارحم الراحمين وادابتلى ابراهيم ربه بكلمات فاتمهن قال انى جاعلك للناس اماما قال ومن ذريتي قال لا ينال عهدى الظالمين اما بعد عباد الله اوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز المتقون

Allahu akbar 3x

Segala puji bagi Allah. Allah Yang Maha besar yang tiada Tuhan selain Allah. Tidak ada yang menyekutukan-Nya. Allah yang Maha Besar Kekuasaan-Nya yang meliputi seluruh langit dan bumi berikut segala yang ada di antara keduanya. Sungguh tidak ada satu makhluk pun menyamai-Nya. Dan manusia itu sesungguhnya amat kecil betapa ia mempunyai kekayaan seisi bumi ini, karena bumi ini dibandingkan dengan alam raya hanyalah setitik debu saja, karena itu tidaklah pantas bagi kita manusia bersikap mengagungkan diri kita sendirinya. Bersikap sombong juga congkak. Baca selebihnya »

26/03/2010 Posted by | KHUTBAH | | Tinggalkan sebuah Komentar

Khusyuk Dalam Beramal

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Imam Ghozali memberikan gambaran bahwa amal ibadah itu ibarat memberi hadiah kepada seseorang yang terhormat. Pada umumnya dan seharusnya kalau memberi hadiah kepada orang yang terhormat itu ya berupa sesuatu yang berharga atau yang baik. Mengapa demikian? Sebab, selera orang terhormat itu tinggi dan apa-apa yang telah dipunyai olehnya itu adalah barang yang bagus-bagus serta mampu membeli barang yang mahal, sehingga wajar bila ia tidak atau kurang berkenan menerima hadiah yang biasa-biasa saja apalagi kalau yang buruk dan murahan. Baca selebihnya »

22/03/2010 Posted by | TASAWUF | , , | 2 Komentar

Ikhlas 2

Bismillahirrohmaanirrohiim

Untuk memahamkan suatu masalah itu kadang perlu banyak contoh atau ibarat, karena dengan ibarat-ibarat itu, orang akan menjadi mudah merasakan gambaran yang dimaksud atau memperjelas pemahaman terhadap persoalan tertentu, sehingga dengan demikian akan menghindari pemahaman yang salah.

Jaman dulu, menjadikan budak sebagai hadiah kepada orang yang terhormat itu sudah menjadi hal yang biasa dan tidak tabu. Bukti bahwa itu dulu benar terjadi adalah bahwa nabi Baca selebihnya »

22/03/2010 Posted by | TASAWUF | , , , | 2 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.